MEIDA

Selasa, 22 Mei 2012

Definisi Suaka Margasatwa


SUAKA MARGASATWA 

Keanekaragaman hayati dan hewani di Indonesia membuat perlunya sebuah tempat untuk melindungi dan melestarikan keragaman tersebut. Karenanya, pemerintah Indonesia membuat beberapa tempat, diantaranya adalah cagar alam dan suaka margasatwa. Kawasan Suaka Margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.

A. Adapun kriteria untuk penunjukkan dan penetapan sebagai kawasan Suaka Margasatwa:
1.    merupakan tempat hidup dan perkembangbiakan dari jenis satwa yang perlu dilakukan upaya konservasinya;
2.    merupakan habitat dari suatu jenis satwa langka dan atau dikhawatirkan akan punah;
3.    memiliki keanekaragaman dan populasi satwa yang tinggi;
4.    merupakan tempat dan kehidupan bagi jenis satwa migran tertentu; dan atau
5.    mempunyai luasan yang cukup sebagai habitat jenis satwa yang bersangkutan. 

Pemerintah bertugas mengelola kawasan Suaka Margasatwa. Suatu kawasan Suaka Margasatwa dikelola berdasarkan satu rencana pengelolaan yang disusun berdasarkan kajian aspek-aspek ekologi, teknis, ekonomis dan sosial budaya. Rencana pengelolaan Suaka Margasatwa sekurang-kurangnya memuat tujuan pengelolaan, dan garis besar kegiatan yang menunjang upaya perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan kawasan.

Upaya pengawetan kawasan Suaka Margasatwa


B. Upaya pengawetan kawasan Suaka Margasatwa dilaksanakan dalam bentuk kegiatan :

1. perlindungan dan pengamanan kawasan
2. inventarisasi potensi kawasan
3. penelitian dan pengembangan yang menunjang pengawetan.
4. pembinaan habitat dan populasi satwa 

Pembinaan habitat dan populasi satwa,
meliputi kegiatan

a.     -pembinaan padang rumput
b.     -pembuatan fasilitas air minum dan atau tempat berkubang dan mandi satwa
c.      -penanaman dan pemeliharaan pohon-pohon pelindung dan pohon-pohon sumber makanan satwa
d.     -penjarangan populasi satwa
e.      -penambahan tumbuhan atau satwa asli, atau
f.       -pemberantasan jenis tumbuhan dan satwa pengganggu.

Beberapa kegiatan yang dilarang karena dapat mengakibatkan perubahan fungsi kawasan Suaka Margasatwa alam adalah :
  •        melakukan perburuan terhadap satwa yang berada di dalam kawasan
  •        memasukan jenis-jenis tumbuhan dan satwa bukan asli ke dalam kawasan
  •        memotong, merusak, mengambil, menebang, dan memusnahkan tumbuhan dan satwa dalam dan dari kawasan
  •        menggali atau membuat lubang pada tanah yang mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa dalam kawasan, atau
  •        mengubah bentang alam kawasan yang mengusik atau mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa

Larangan juga berlaku terhadap kegiatan yang dianggap sebagai tindakan permulaan yang berkibat pada perubahan keutuhan kawasan, seperti :

1)      memotong, memindahkan, merusak atau menghilangkan tanda batas kawasan, atau 
2)     membawa alat yang lazim digunakan untuk mengambil, mengangkut, menebang, membelah, merusak, berburu, memusnahkan satwa dan tumbuhan ke dan dari dalam kawasan.

Manfaat dari Suaka Margasatwa


Suaka Margasatwa dapat dimanfaatkan untuk :


1. penelitian dan pengembangan
2. ilmu pengetahuan
3. pendidikan
4. wisata alam terbatas
5. kegiatan penunjang budidaya. 

Kegiatan penelitian, meliputi :

1. penelitian dasar
2. penelitian untuk menunjang pemanfaatan dan budidaya.

Contoh-contoh Suaka margasatwa di Indonesia

Beberapa Suaka Margasatwa di Indonesia :

1. Langkat barat dan langkat selatan di Sumatera Utara
2. Kerumutan di Riau
3. Berbak di Jambi
4. Way Kambas di Lampung
5. Pangandaran di Jawa Barat
6. Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat
7. Muara angke di Jakarta Utara
8.
Sendangkerta di Tasikmalaya
9. Lamandau di Kalimantan Tengah
10. Tanjung amolengo di Sulawesi Tenggara
11. Harlu di nusa Tenggara Timur
12. Paliyan di Yogyakarta.
13. Pagai selatan di Sumatera Barat
14. Bukit rimbang-baling di riau
15. Nantu di gorontalo

hewan-hewan yang di lindungi di suaka margasatwa